Tanda dan Gejala Cacingan Pada Anak Balita

Cegah Cacingan Penyebab Gizi Buruk Pada Anak

cacingan

Tanda dan gejala cacingan pada anak balita – Sebagina kalangan baik anak-anak atau pun dewasa yang pernah mengalami cacingan tentu dalam hal ini sangat memerlukan pengobatan. Cacingan tidak hanya menimpa kalangan anak-anak saja melainkan dewasa pun dapat mengalaminya. Jika cacingan tidak segera ditangani maka akan menimbulkan berbagai keluhan kesehatan terutama sistem kekebalan tubuh akan mudah goyah sehingga rentan terserang penyakit.

Tanda dan gejala cacingan pada anak balita bisa sangat mudah dikenali terlebih anak kelihatnya lemas, lesu, mudah mengantuk dan sering mengeluh menahan sakit pada bagian perutnya. Selain itu si anak sering kali tidak selera makan, badannya terlihat kurus kerempeng tapi bagian perutnya buncit dan boleh jadi anak mengalami cacingan.

Tentu dalam hal ini sebagai orang tua, bunda atau ayah harus memberikan obat khusus cacingan yang biasa di jual apotik atau di toko-toko obat terdekat. Tidak hanya dengan memberinya obat-obatan khusus cacingan yang di jual di apotik atau toko obat anda bisa memanfaatkan bahan alami tradisional yang aman dipakai untuk anak balita atau bayi.

Tanda dan Gejala Cacingan Pada Anak Balita

Berikut dibawah merupakan beberapa tanda dan gejala cacingan pada anak balita yang mesti segera ditangani diantaranya :

Tanda Tanda Cacingan 

■ Mual, muntah, perut terasa melilit.
■ Diare, mencret-mencret bahkan fesesnya encer bercampur sedikit darah.
■ Feses balita yang cacingan akan encer dengan penuh buih-uih atau  busa.
■ Balita lebih sering mengantuk, lemas, kurang gairah, tidak nafsu makan.
■ Perut terlihat buncit sedangkan badannya kurus.

Jenis-jenis cacingan pada balita berdasarkan penyebabnya antara lain :

Cacing Kremi

Mungkin kata-kata ini sangat lazim anda dengar sebab cacing kremi sering kali membuat keluhan kesehatan khususnya pada perut anak. Sebenarnya cacing kremi berukuran kecil tapi panjangnya cukup lumayan. Sementara itu sebagian anak yang terinfeksi cacing kremi  tidak akan merasa gejala apapun, tetapi saat malam harinya anak yang terinfeksi cacing ini akan merasakan gatal yang tidak tertahankan sebagai akibat aktivita cacing kremi yang bertelur di lubang anus balita.

Tanda cacing kremi pada anak balita diantaranya mual, muntah, perih pada perut, diare, batuk-batuk, demam, berat badan turun bahkan terdapat cacing hasil pembuangan kotoran pada tinja atau feses balita.

Cacing Gelang 

Cacing gelang termasuk cacing yang memiliki ukuran sedang dan memiliki gejala cukup sama dengan cacing kremi seperti muntah dan buang kotoran bersamaan dengan keluarnya cacing. Selain itu cacing gelang yang hinggap di perut balita akan betah berlama-lama hingga 4 atau 16 hari untuk berkembang biak.

Cacing Pita

Mungkin anda sering dengar kata cacing pita yang bisa anda lihat di sekitar pekarangan rumah atau di perkebunan. Infeksi cacing pita hanya bisa terjadi akibat manusia termasuk balita menelan makanan yang terkontaminasi atau tercampur dengan larva cacing pita. Larva cacing ini akan tumbuh dan berkembang di usus sehingga menimbulkan masalah kesehatan cukup serius.

Gejala infeksi cacing pita sama halnya dengan gejala cacingan seperti di atas yakni mual, muntah, demam, batuk, nyeri pada perut terasa melilit, BAB encer atau diare, diare balita berdarah serta menurunkan aktvitas gerak balita sehingga mudah lemas, tidak semangat, mudah mengantuk dan perut yang terlihat buncit.

Cacing Tambang 

Infeksi cacing tambang adalah infeksi cukup serius sebab jika diperhatikan cacing tambang memang sangat membahayakan terlebih sering terjadi pada kalangan anak-anak. Infeksi cacing pita bermacam-macam tergantung lokasi yang dhinggapi oleh cacing pita seperti jika terinfeksi di perut akan bereaksi mual, muntah, diare berdarah, kelelahan, dehidrasi, batuk disertai demam. Tidak hanya itu cacing pita akan bermigrasi pada area kulit sehingga muncul kelainan pada kulit seperti adanya peradangan berbentuk lurus berbelok-belok dan menonjol di permukaan kulit.

Apabila anda melihat gejala seperti di atas segera konsultasi terlebih dahulu dengan pihak medis agar cepat ditangani. Setelah anda berkonsulutasi pada ahli medis anak sebisa mungkin untuk mengajarkan anak arti menjaga kebersihan yang sebenarnya bermanfaat bagi dirinya juga kesehatannya.

Adapun mengenai cara mengantisipasi terjadinya cacingan pada anak agar anak tidak mudah jatuh sakit diantaranya :

■ Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah makan dengan sabun cair antiseptik.
■ Mencuci buah-buahan dan sayuran atau pun makanan terlebih dahulu dari sisa-sisa bahan kimia pupuk dan obat.
■ Berhati-hati dalam memilih daging khusus anak sebab marak terjadi daging gelonggongan yang di jual secara bebas.
■ Membersihkan atau mencuci alas untuk tidur balita agar terbebas dari telur cacing.
■ Selalu menjaga kebersihan badan balita dengan mandi minimal 2 kali sehari.
■ Biasakan untuk membersihkan tangan dan kaki anak sehabis beraktivitas di tempat yang berlumpur atau di ladang.
■ Penting untuk selalu membersihkan lingkungan disekitar tempat tinggal dari genangan air dan sampah-sampah berserakan.
■ Mengkuti program imunisasi yang biasanya rutin ada di setiap daerah dan pelosok.
■ Mengonsumsi obat khusus cacingan pada anak minimal 1 minggu sekali yang biasa di jual di apotik atau pun toko obat terdekat.


Created by : Cacingan Pada Anak

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s