Cara Mengurangi Gejala Perih Lambung

Perih lambung atau yang lebih di kenal sebagai sakit maag dapat terjadi secara mendadak pada semua usia mulai dari anak-anak, dewasa hingga lansia atau manula.

gastritis
Gastritis

Perih lambung terjadi seperti adanya nyeri dan perih area dada dari pusat lambung, usus halus dan kerongkongan akibat dari berbagai faktor. Sebenarnya banyak berbagai faktor yang diakibatkan oleh sakit maag seperti luka terbuka dalam lapisan lambung, infeksi bakteri dan efek samping obat-obatan tertentu.

Sakit maag atau gejala perih lambung dibedakan menjadi dua sakit kronis dan akut. Jika perih lambung sudah memasuki periode kronis maka perlu adanya perawatan baik medis atau pun non medis.

Penyakit perih lambung memang umum di negara kita sebab 7000 kasus kesehatan menyangkut gejala sakit maag dan itu terbilang cukup besar.

Berikut beberapa penyebab atau pemicu penyakit perih lambunga atau sakit maag diantaranya :

  • Infeksi pada lambung seperti adanya luka pada dinding lambung.
  • Terlalu banyak makan.
  • Terlalu kelebihan dalam konsumsi zat kafein seperti kopi, susu, cream, teh dan sejenisnya.
  • Selalu menunda-nunda perut lapar atau telat makan.
  • Kekurangan cairan tubuh.
  • Selalu menghisap rokok, alkoholisme zat psikotropika dan narkotika.
  • Adanya infeksi bakteri dalam lambung
  • Kelebihan berat badan
  • Adanya gangguan psikis seperti stres, cemas dan sebagainya.

Beberapa gejala yang umum dialami pengidap sakit maag diantaranya :

○ Mual, mules, muntah

○ Berkeringan dingin seakan-akan mau pingsan.

○ Perut kembung

○ Kembalinya cairan dari lambung

○ Nyeri, panas dan perih pada area ulu hati.

Beberapa komplikasi yang mungkin saja terjadi akibat perih dan sakit maag diantaranya :

○ Stenosis Pilorus suatu kondisi akibat paparan sam lambung dalam pilorus sehingga berdampak penyempitan pilorus dan jaringan parut, memicu mual, muntah.

○ Esofagus barret adalah paparan asam lambung pada kerongkongan secara terus menerus yang beepotensi pada kanker kerongkongan.

○ Penyempitan Esofagus berupa penyempitan struktur esofagus sehingga memicu rasa nyeri atau sakit saat menelan  dan nyeri dada.

Terdapat beberapa cara untuk mengurangi sekaligus mencegah gejala perih lambung antara lain :

■ Membatasi konsumsi makanan tinggi asam, pedas, zat kafein, alkoholisme, merokok.

■ Mengurangi dan membatasi konsumsi makanan pemicu sakit atau perih lambung dengan mengatur pola makan sehat dan seimbang.

■ Mengurangi tingkat stres dan cemas

■ Membatasi konsumsi obat-obatan tertentu seperti ibu profen dan aspirin jika perih lambung akibat efek samping obat-obatan.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s